RESET MARKET
Adalah suatu keadaan market forex yang dapat kita kondisikan secara internal seperti hal nya awal buka market di sesi Asia, semua kalkulasi pergerakkan nya di mulai dari 0. Biasanya hal ini dilakukan pada setiap awal sesi buka market, misal sesi market Eropa, sesi market London & sesi market NY (New York), dan bisa juga pada saat menghadapi news yang ber impact besar (high impact).
Tujuan di lakukan reset market adalah me "mapping" ulang setiap currency agar mendapat level ter update setiap currency. Contoh nya, sebelum sesi market Eropa buka, sudah ada level yang terjadi hingga saat ini, perhatikan tabel reset market yang tampak di atas
2. NZD = 39
3. EUR = 32
4. GBP = 30
5. CHF = 5
6. CAD = -7
7. USD = -22
8. JPY = -89
Pada saat sesi Eropa, kita lakukan reset market (dengan menekan tombol RESET, maka semua angka di atas di mulai dari angka 0 lagi. Seiring berjalan nya waktu, angka 0 akan berubah sesuai pergerakkan pair currency yang terjadi market forex. Pada contoh tabel matrix di atas terlihat Terlihat ini sudah tersusun berdasarkan angka rata² floating profit tertinggi (terkuat) hingga terendah (terlemah). Terlihat
2. USD = 30
3. EUR = 18
4. CAD = 7
5. CHF = -1
6. GBP = -16
7. NZD = -38
8. AUD = -42
Sehingga kita dapat PairTrending nya yaitu AUDJPY dengan signal SELL AUDJPY, karena angka rata² yang di peroleh JPY lebih besar dari AUD, yaitu
AUD = -42
Mudah kan nentukan sigan pada metode RESET MARKET pada trading forex dan yang terpenting masuk logika ( realistis ).
Inilah trading forex tanpa indicator tapi pakai data valid dan real time
Semoga dapat membuka pikiran para trader forex yang masih mengandalkan indicator sebagai dasar untuk ambil posisi BUY atau SELL dan selalu berakhir loss atau bahkan MC (Margin Call)












